Yang kudengar hanya suara hujan
Yang kurasa hanya hembus angin
Yang kupandang hanya engkau
Sepercik cahaya dilangit malam yang gelap
Sepercik cahaya yang datang dan pergi dengan cepat
Tertegun ku memandangmu
Tergetar ku rasakanmu
Takut aku saat kau teriak padaku
Yang kurasa hanya dingin
Mengapa kau tidak peduli
Yang kurasa hanya takut
mengapa kau tidak berhenti
Maaf aku tak bisa menikmati indah cahayamu
Maaf aku tak bisa dengar nikmat ocehanmu
Maaf karena sesuatu yang datang pasti kan pergi
Semoga kita bertemu di awan berikutnya
0 Response to "Indah Cahaya Yang Sirna"
Post a Comment
Boleh deh bagi keripik pedasnya , tapi sekalian sama air kerannya ya :)